Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit 2026-2027 Terbaru: Strategi Transformasi Menuju Daya Saing Global

Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit 2026-2027 Terbaru: Strategi Transformasi Menuju Daya Saing Global
Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit 2026-2027 Terbaru: Strategi Transformasi Menuju Daya Saing Global

Rumah sakit saat ini tidak hanya dituntut memberikan pelayanan medis yang bermutu, tetapi juga harus mampu membangun kepercayaan, meningkatkan pengalaman pasien, dan memperkuat daya saing di tengah perubahan industri kesehatan. Masyarakat semakin kritis dalam memilih fasilitas kesehatan. Mereka membandingkan kualitas layanan, reputasi dokter, kemudahan akses, teknologi yang digunakan, hingga pengalaman pasien lain melalui internet dan media sosial.

Perubahan tersebut membuat pemasaran rumah sakit tidak dapat lagi dipahami sebatas kegiatan promosi. Pemasaran rumah sakit harus menjadi bagian dari strategi manajemen untuk membangun citra positif, menyampaikan keunggulan layanan secara etis, menjangkau pasien secara tepat, serta menciptakan hubungan jangka panjang dengan masyarakat.

Transformasi digital juga mendorong rumah sakit untuk mengembangkan strategi komunikasi yang lebih terukur. Website, mesin pencari, media sosial, layanan pesan instan, sistem informasi rumah sakit, dan analisis data dapat digunakan untuk memahami kebutuhan pasien serta meningkatkan kualitas interaksi. Sejumlah kajian terbaru menempatkan transformasi digital, kesiapan sumber daya manusia, dan tata kelola teknologi sebagai fondasi penting bagi daya saing rumah sakit.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pusat Edukasi Indonesia menyelenggarakan Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit 2026: Strategi Transformasi Menuju Daya Saing Global. Kegiatan ini dirancang untuk membantu peserta memahami konsep, strategi, dan praktik pemasaran rumah sakit yang profesional, berorientasi pada pasien, berbasis data, serta relevan dengan perkembangan industri kesehatan.

Melalui pelatihan selama dua hari, peserta akan memperoleh wawasan strategis dan pemahaman teknis yang dapat diterapkan dalam pengelolaan pemasaran, hubungan masyarakat, branding, komunikasi layanan, serta transformasi digital rumah sakit.

Pengertian Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit 2026

Bimbingan teknis atau Bimtek merupakan kegiatan pengembangan kompetensi yang memberikan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman praktis kepada peserta sesuai bidang pekerjaan atau tanggung jawabnya. Berbeda dari seminar yang biasanya berfokus pada penyampaian wawasan, Bimtek dirancang lebih aplikatif melalui pembahasan teknis, studi kasus, diskusi, simulasi, dan latihan penyusunan strategi.

Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit 2026: Strategi Transformasi Menuju Daya Saing Global adalah program peningkatan kapasitas yang membahas pengelolaan pemasaran rumah sakit dalam menghadapi perubahan perilaku pasien, perkembangan teknologi digital, persaingan antarfasilitas kesehatan, serta tuntutan peningkatan mutu layanan.

Kegiatan ini membekali peserta agar mampu:

  • Memahami konsep dasar pemasaran rumah sakit dan perbedaannya dengan pemasaran produk umum.

  • Menyusun strategi pemasaran yang selaras dengan visi, misi, layanan unggulan, dan karakteristik rumah sakit.

  • Membangun positioning serta identitas merek rumah sakit yang kuat dan terpercaya.

  • Mengembangkan komunikasi publik yang informatif, etis, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

  • Memanfaatkan media digital untuk meningkatkan jangkauan informasi layanan kesehatan.

  • Menggunakan data dan indikator kinerja untuk mengevaluasi efektivitas program pemasaran.

  • Mengintegrasikan pemasaran, pelayanan pasien, hubungan masyarakat, dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Pemasaran rumah sakit membutuhkan pendekatan yang lebih bertanggung jawab karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Oleh sebab itu, strategi promosi perlu memperhatikan etika profesi, ketepatan informasi, perlindungan data, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta larangan terhadap klaim layanan yang menyesatkan. Manajemen Pemasaran Rumah Sakit.

Tujuan Kegiatan Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit

Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit 2026 disusun untuk memberikan pemahaman strategis dan keterampilan praktis yang dapat mendukung peningkatan kinerja organisasi. Tujuan kegiatan ini meliputi:

  • Meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep, fungsi, dan ruang lingkup pemasaran rumah sakit sebagai bagian dari strategi manajemen, bukan sekadar aktivitas promosi layanan.

  • Membantu peserta memahami perubahan perilaku pasien dan masyarakat dalam mencari informasi kesehatan, memilih rumah sakit, menggunakan layanan digital, serta memberikan penilaian terhadap pengalaman pelayanan.

  • Meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal, termasuk pemetaan kebutuhan pasien, identifikasi pesaing, analisis keunggulan layanan, dan penentuan peluang pengembangan pasar.

  • Membekali peserta dengan kemampuan menyusun strategi pemasaran rumah sakit yang terarah, terukur, realistis, dan sesuai dengan kapasitas organisasi.

  • Meningkatkan kompetensi dalam membangun brand positioning rumah sakit berdasarkan mutu pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, fasilitas, teknologi, aksesibilitas, serta nilai pembeda yang dapat dipertanggungjawabkan.

  • Mendorong pemanfaatan website, media sosial, mesin pencari, konten edukasi, dan kanal komunikasi digital untuk memperluas jangkauan informasi layanan kesehatan secara profesional.

  • Membantu peserta mengembangkan strategi komunikasi yang mampu meningkatkan kepercayaan publik, memperkuat reputasi organisasi, dan menciptakan hubungan positif dengan pasien maupun pemangku kepentingan.

  • Meningkatkan kemampuan dalam merancang pengalaman pasien yang konsisten mulai dari tahap pencarian informasi, pendaftaran, kedatangan, pemeriksaan, perawatan, hingga tindak lanjut setelah menerima layanan.

  • Mendukung peningkatan kualitas kinerja aparatur, tenaga teknis, staf administrasi, dan pengelola layanan kesehatan melalui pemahaman yang lebih baik mengenai pemasaran berbasis pelayanan.

  • Membantu rumah sakit mempersiapkan diri menghadapi persaingan layanan kesehatan yang semakin terbuka, termasuk peluang menjangkau pasien dari luar daerah maupun pasien internasional.

  • Meningkatkan kemampuan peserta dalam menggunakan indikator pemasaran, seperti jangkauan informasi, interaksi audiens, jumlah pertanyaan layanan, tingkat konversi, kepuasan pasien, dan loyalitas pelanggan.

  • Mendorong terciptanya budaya kerja yang adaptif terhadap transformasi digital, inovasi pelayanan, kolaborasi lintas unit, serta pengambilan keputusan yang didukung oleh data.

  • Memberikan ruang bagi peserta untuk bertukar pengalaman, membahas permasalahan aktual, dan menemukan solusi yang dapat diterapkan pada rumah sakit atau unit kerja masing-masing.

  • Mendukung pengembangan kompetensi profesional peserta agar lebih siap menjalankan tugas di bidang pemasaran, hubungan masyarakat, komunikasi publik, pelayanan pelanggan, manajemen rumah sakit, dan pengembangan bisnis kesehatan.

Manfaat Mengikuti Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit

Peserta akan memperoleh manfaat yang dapat mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari maupun pengembangan karier. Beberapa manfaat utama kegiatan ini antara lain:

  • Memahami strategi pemasaran rumah sakit secara menyeluruh. Peserta tidak hanya mempelajari cara mempromosikan layanan, tetapi juga memahami keterkaitan antara pemasaran, kualitas layanan, kepuasan pasien, reputasi, dan keberlanjutan organisasi.

  • Meningkatkan kemampuan menyusun rencana pemasaran. Pengetahuan yang diperoleh dapat digunakan untuk membuat program kerja pemasaran berdasarkan tujuan, target audiens, pesan komunikasi, kanal promosi, jadwal pelaksanaan, anggaran, dan indikator keberhasilan.

  • Mengembangkan strategi digital yang lebih efektif. Peserta dapat mempelajari cara mengoptimalkan website, media sosial, konten edukasi, mesin pencari, serta kanal digital lainnya untuk membangun kehadiran rumah sakit di ruang publik.

  • Memperkuat branding dan citra rumah sakit. Peserta akan memahami cara menyampaikan keunggulan rumah sakit secara konsisten sehingga masyarakat memiliki persepsi yang jelas, positif, dan realistis terhadap layanan yang tersedia.

  • Meningkatkan kualitas komunikasi dengan pasien. Strategi komunikasi yang tepat dapat membantu rumah sakit menjelaskan layanan, prosedur, jadwal, fasilitas, dan informasi kesehatan dengan bahasa yang mudah dipahami.

  • Mendukung peningkatan kepuasan dan loyalitas pasien. Pemasaran yang berorientasi pada pasien membantu organisasi memahami kebutuhan pengguna layanan serta memperbaiki titik-titik interaksi yang memengaruhi pengalaman pasien.

  • Meningkatkan kemampuan menganalisis data. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya data dalam menentukan target pasar, mengevaluasi kampanye, mengukur efektivitas konten, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

  • Membantu menghadapi persaingan antar-rumah sakit. Dengan strategi positioning dan diferensiasi yang jelas, rumah sakit dapat mengomunikasikan nilai unggulnya secara lebih terarah dan bertanggung jawab.

  • Mendukung kinerja unit kerja. Materi Bimtek dapat diterapkan oleh bagian pemasaran, humas, pelayanan pelanggan, administrasi, manajemen, maupun unit lain yang berhubungan dengan pasien dan masyarakat.

  • Memperluas wawasan profesional. Peserta berkesempatan berinteraksi dengan narasumber dan peserta lain dari berbagai instansi sehingga dapat memperoleh perspektif, pengalaman, dan praktik kerja yang beragam.

  • Menambah nilai pengembangan karier. Kompetensi dalam pemasaran layanan kesehatan, komunikasi digital, branding, dan analisis strategi menjadi nilai tambah bagi ASN, pegawai rumah sakit, tenaga teknis, maupun profesional sektor kesehatan.

  • Mendapatkan sertifikat kegiatan. Peserta yang mengikuti kegiatan sesuai ketentuan penyelenggara akan memperoleh sertifikat sebagai bukti partisipasi dalam program pengembangan kompetensi.

    Catatan: detail bentuk sertifikat, fasilitas, jadwal, lokasi, dan ketentuan administrasi mengikuti informasi resmi dari Pusat Edukasi Indonesia.

Materi Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit Selama Dua Hari

Materi Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit disusun agar peserta mendapatkan pemahaman konseptual sekaligus gambaran penerapan di lingkungan rumah sakit. Contoh materi yang dapat dibahas meliputi:

Hari Pertama: Fondasi Strategi Pemasaran Rumah Sakit

  1. Konsep dasar pemasaran rumah sakit Peserta mempelajari pengertian healthcare marketing, karakteristik pemasaran jasa kesehatan, peran pemasaran dalam manajemen rumah sakit, serta hubungan antara pemasaran, mutu layanan, dan kepuasan pasien.

  2. Perubahan perilaku pasien di era digital Materi membahas cara pasien mencari informasi, membandingkan fasilitas kesehatan, membaca ulasan, menggunakan media sosial, dan mengambil keputusan sebelum memilih rumah sakit.

  3. Analisis lingkungan dan pemetaan pasar Peserta diarahkan untuk memahami analisis SWOT, pemetaan kompetitor, segmentasi pasien, identifikasi kebutuhan masyarakat, serta pengenalan peluang layanan baru.

  4. Segmentasi, targeting, dan positioning rumah sakit Pembahasan mencakup cara menentukan kelompok sasaran, memilih segmen prioritas, dan membangun positioning yang sesuai dengan kapasitas, layanan unggulan, serta citra rumah sakit.

  5. Strategi branding dan reputasi rumah sakit Peserta mempelajari unsur-unsur identitas merek, konsistensi pesan, nilai organisasi, reputasi tenaga kesehatan, serta faktor yang memengaruhi kepercayaan publik.

  6. Penyusunan value proposition layanan kesehatan Materi membantu peserta merumuskan alasan yang jelas dan relevan mengapa masyarakat memilih suatu layanan rumah sakit, tanpa menggunakan klaim yang berlebihan atau menyesatkan.

  7. Pemasaran berbasis pengalaman pasien Peserta membahas patient journey, titik kontak pasien, kualitas komunikasi, pengelolaan keluhan, dan langkah perbaikan pengalaman dari awal hingga akhir layanan.

Hari Kedua: Transformasi Digital dan Daya Saing Global

  1. Strategi digital marketing untuk rumah sakit Materi mencakup peran website, media sosial, mesin pencari, konten edukasi, email, pesan instan, dan kanal digital lainnya dalam mendukung komunikasi layanan kesehatan.

  2. SEO untuk website rumah sakit Peserta diperkenalkan pada riset kata kunci, struktur halaman, judul dan deskripsi meta, konten informatif, internal linking, optimasi lokal, serta prinsip pembuatan konten yang bermanfaat bagi pengguna.

  3. Strategi konten kesehatan yang kredibel Pembahasan berfokus pada pembuatan konten edukatif yang akurat, mudah dipahami, sesuai audiens, konsisten dengan identitas rumah sakit, dan tetap memperhatikan etika komunikasi medis.

  4. Media sosial dan komunikasi publik Peserta mempelajari perencanaan kalender konten, pemilihan platform, pengelolaan interaksi, respons terhadap komentar, serta cara membangun komunitas digital yang positif.

  5. Public relations dan manajemen reputasi Materi mencakup hubungan dengan media, penyusunan siaran pers, komunikasi pimpinan, publikasi kegiatan, serta langkah menghadapi isu dan krisis komunikasi.

  6. Pengelolaan ulasan dan keluhan pasien Peserta membahas cara merespons keluhan secara cepat, empatik, terukur, dan profesional, sekaligus menggunakan masukan pasien sebagai bahan peningkatan mutu.

  7. Pemasaran berbasis data dan indikator kinerja Materi mengenalkan indikator seperti jangkauan, engagement, traffic website, pertanyaan layanan, pendaftaran, kepuasan pasien, serta evaluasi efektivitas kampanye.

  8. Transformasi layanan menuju daya saing global Peserta memahami pentingnya kualitas layanan, inovasi, kesiapan sumber daya manusia, interoperabilitas teknologi, dan orientasi pada nilai pasien dalam membangun daya saing. Transformasi digital yang efektif perlu diselaraskan dengan strategi organisasi, kesiapan tenaga kerja, dan tata kelola teknologi.

  9. Penyusunan rencana aksi pemasaran rumah sakit Pada bagian akhir, peserta dapat diarahkan untuk menyusun rencana aksi yang mencakup tujuan, target, program prioritas, kanal komunikasi, jadwal, penanggung jawab, anggaran, dan metode evaluasi.

Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta, jenis rumah sakit, tingkat jabatan, serta permasalahan yang sedang dihadapi oleh instansi atau organisasi.

Target Peserta Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit

Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit 2026 terbuka bagi peserta yang memiliki tugas, minat, atau tanggung jawab dalam pengelolaan rumah sakit dan layanan kesehatan, antara lain:

  • Direktur, wakil direktur, kepala bidang, kepala bagian, dan manajemen rumah sakit.

  • ASN yang bekerja pada dinas kesehatan, rumah sakit daerah, puskesmas, atau instansi terkait.

  • Staf pemasaran, humas, public relations, komunikasi publik, dan pengembangan bisnis rumah sakit.

  • Tenaga administrasi, customer service, front office, admission, dan pengelola hubungan pasien.

  • Tenaga teknis kesehatan yang terlibat dalam penyampaian informasi layanan.

  • Pengelola website, media sosial, konten digital, dan sistem informasi rumah sakit.

  • Staf mutu, akreditasi, pelayanan pelanggan, dan pengembangan organisasi.

  • Pengelola rumah sakit swasta, klinik, laboratorium, pusat kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

  • Konsultan, praktisi, akademisi, dan profesional yang bergerak dalam bidang manajemen kesehatan.

  • Dosen, mahasiswa, atau peneliti yang ingin memperluas wawasan mengenai pemasaran layanan kesehatan.

  • Perwakilan organisasi profesi, lembaga pendidikan, dan pihak lain yang berkepentingan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit juga sesuai bagi peserta yang belum memiliki pengalaman khusus di bidang pemasaran. Materi disusun secara bertahap sehingga dapat diikuti oleh pemula maupun praktisi yang ingin memperbarui pengetahuan dan strategi kerja.

Urgensi Mengikuti Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit Sekarang

Mengikuti pelatihan pemasaran rumah sakit pada 2026 menjadi langkah penting bagi organisasi yang ingin tetap relevan dan kompetitif. Beberapa alasan utamanya adalah:

  • Persaingan layanan kesehatan semakin dinamis. Rumah sakit perlu memiliki keunggulan yang jelas dan mampu menyampaikannya kepada masyarakat melalui komunikasi yang konsisten, informatif, serta sesuai dengan kebutuhan pasien.

  • Pasien semakin aktif mencari informasi secara mandiri. Sebelum datang ke rumah sakit, calon pasien dapat memeriksa website, media sosial, lokasi, ulasan, profil dokter, jenis layanan, dan informasi biaya. Rumah sakit yang tidak memiliki informasi digital yang baik berisiko kehilangan peluang untuk dipertimbangkan.

  • Transformasi digital membutuhkan sumber daya manusia yang siap. Penerapan teknologi tidak akan optimal jika pegawai belum memahami cara menggunakannya untuk mendukung pelayanan, komunikasi, pemasaran, dan pengambilan keputusan.

  • Strategi pemasaran harus lebih terukur. Organisasi tidak cukup hanya mengunggah informasi layanan. Setiap kegiatan perlu memiliki target, audiens, pesan, kanal, indikator, serta evaluasi yang jelas agar sumber daya digunakan secara efektif.

  • Reputasi rumah sakit dapat berubah dengan cepat. Informasi positif maupun keluhan pasien dapat menyebar melalui media digital. Karena itu, rumah sakit membutuhkan sistem komunikasi, pemantauan reputasi, dan respons publik yang terencana.

  • Kualitas layanan dan pemasaran tidak dapat dipisahkan. Promosi yang baik harus didukung pengalaman pasien yang baik. Jika komunikasi tidak sesuai dengan kenyataan layanan, kepercayaan masyarakat dapat menurun.

  • Kebutuhan akan komunikasi kesehatan yang etis semakin besar. Informasi layanan harus disampaikan secara akurat, bertanggung jawab, mudah dipahami, dan tidak mendorong kesalahpahaman masyarakat.

  • Data dapat menjadi dasar pengambilan keputusan. Rumah sakit perlu menggunakan data pasien, tren layanan, perilaku audiens, serta hasil kampanye untuk menentukan program pemasaran dan pengembangan layanan.

  • Orientasi layanan bergerak menuju penciptaan nilai. Pendekatan kesehatan modern semakin menekankan hasil layanan, pengalaman pasien, efisiensi, kepuasan, dan pemerataan manfaat. Kerangka digital health berbasis nilai juga menempatkan kesehatan populasi, pengalaman pasien, kepuasan penyedia layanan, efisiensi biaya, dan keadilan kesehatan sebagai aspek penting.

  • Peluang menjangkau pasar yang lebih luas semakin terbuka. Dengan strategi digital, branding yang kuat, kualitas pelayanan, dan kesiapan organisasi, rumah sakit dapat memperluas jangkauan informasi hingga pasien dari luar daerah dan mancanegara. Kajian mengenai pemasaran rumah sakit di Indonesia juga menyoroti peran website, media sosial, branding, dan akreditasi internasional dalam memperkuat daya saing global.

  • Kompetensi profesional perlu diperbarui secara berkala. Perubahan teknologi, pola komunikasi, kebutuhan pasien, dan strategi organisasi menuntut pegawai untuk terus belajar agar tidak tertinggal.

  • Pelatihan dapat membantu menyatukan persepsi lintas unit. Pemasaran rumah sakit bukan hanya tanggung jawab bagian marketing. Humas, tenaga medis, customer service, administrasi, manajemen, dan unit pelayanan memiliki peran dalam membentuk pengalaman serta citra rumah sakit.

Dengan mengikuti Pelatihan Marketing Rumah Sakit, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga kerangka berpikir yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi organisasi dan menyusun langkah perbaikan yang lebih sistematis.

Mengapa Memilih Pusat Edukasi Indonesia?

Pusat Edukasi Indonesia hadir sebagai lembaga yang berfokus pada pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit yang diselenggarakan ditujukan bagi aparatur pemerintah maupun profesional sektor swasta melalui model pelatihan tatap muka, daring, dan format lain sesuai kebutuhan.

Nilai lebih yang ditawarkan antara lain:

  • Materi disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan praktis peserta.

  • Topik pelatihan relevan dengan perkembangan organisasi dan dunia kerja.

  • Kegiatan dapat diikuti oleh peserta dari instansi pemerintah maupun sektor swasta.

  • Pembelajaran diarahkan untuk menghubungkan teori dengan penerapan di tempat kerja.

  • Peserta memperoleh kesempatan berdiskusi dan berbagi pengalaman.

  • Penyelenggaraan kegiatan didukung oleh koordinasi administrasi dan informasi program yang terstruktur.

  • Program dapat menjadi bagian dari agenda peningkatan kapasitas pegawai dan pengembangan kompetensi organisasi.

Untuk memperoleh informasi terbaru mengenai jadwal, lokasi, metode pelaksanaan, biaya, fasilitas, narasumber, dan ketentuan pendaftaran, calon peserta disarankan menghubungi panitia atau mengakses informasi resmi Pusat Edukasi Indonesia. Strategi Branding Rumah Sakit.

Jangan menunggu sampai perubahan industri kesehatan semakin jauh tertinggal. Tingkatkan kemampuan Anda dalam menyusun strategi pemasaran rumah sakit, membangun reputasi, mengoptimalkan kanal digital, meningkatkan pengalaman pasien, dan memperkuat daya saing organisasi melalui Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit 2026: Strategi Transformasi Menuju Daya Saing Global.

Segera kunjungi website resmi Pusat Edukasi Indonesia untuk memperoleh informasi pendaftaran dan jadwal kegiatan. Daftarkan diri Anda atau kirimkan perwakilan terbaik dari instansi agar dapat mengikuti pembelajaran yang relevan, aplikatif, dan mendukung peningkatan kinerja rumah sakit.

Pusat Edukasi Indonesia — mendukung peningkatan kompetensi, transformasi kinerja, dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui program pelatihan yang profesional dan berkelanjutan.

Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit 2026-2027 Terbaru: Strategi Transformasi Menuju Daya Saing Global

Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit 2026-2027 Terbaru: Strategi Transformasi Menuju Daya Saing Global

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Eitena Group Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit

Metode Bimtek Training Pemasaran Rumah Sakit

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Narasumber:

Narasumber dalam Bimtek/Pelatihan ini adalah Trainer yang berpengalaman di bidang masing-masing dan Tersertifikasi BNSP. Narasumber kami dari kalangan Kementrian, Praktisi, Akademisi dan Konsultan. Narasumber kami juga open diskusi sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung, agar semua masalah yang dihadapi oleh peserta dapat terselesaikan dan tercapainya tujuan dari peserta.

Pilihan Lokasi Kegiatan:

Bimtek Pemasaran Rumah Sakit 2026 dilaksanakan di Beberapa kota besar di Indonesia Seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Lampung, Semarang, Manado, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palembang, Maluku, Papua dan Kota-kota besar lainnya. Peserta dapat request kota pilihan sesuai permintaan dengan menghubungi Tim kami.

Fasilitas Bimtek

  • Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Tata Cara Pendaftaran:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 5867 0808
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Picture of Ditulis oleh admin Eitena Group

Ditulis oleh admin Eitena Group

Eitena Group adalah Pusat pelatihan yang yang bergerak dibidang riset, pengkajian bimbingan teknis, diklat, workshop, sertifikasi, pelatihan dan pendidikan non formal. Eitena didirikan sebagai pengembangan sumber daya manusia (SDM) terutama dibidang pendidikan. Baik bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta & mahasiswa.

Tempat Kegiatan Pelaksanaan Kegiatan

Jakarta, Bandung, Bogor Surabaya, Malang, Yogyakarta, Bali, Lombok, Medan, Palembang, Riau, Banda Aceh, Padang Pekanbaru, Manado, Makasar, Gorontalo,  Samarinda, Banjarmasin, Jayapura, Sorong dan lain sebagainya 

TANPA PENGINAPAN

Rp. 4.000.000

Mengikuti kelas tatap muka selama 2 hari. Modul materi, softcopy materi & Flashdisk 16GB. Bimtek kit, Tas eksklusif & Souvenir. Sertifikat pelatihan. Makan siang selama kegiatan berlangsung. Coffebreak sebanyak 2 kali selama kegiatan berlangsung. Antar jemput bandara bagi peserta group minimal 5 orang.

DENGAN PENGINAPAN(Twin Sharing)

Rp. 4.750.000

Mengikuti kelas tatap muka selama 2 hari. Modul materi, softcopy materi & Flashdisk 16GB. Bimtek kit, Tas eksklusif & Souvenir. Sertifikat pelatihan. Menginap 1 kamar untuk 2 orang, selama 4 hari 3 malam. Sarapan pagi, Makan siang dan Makan malam untuk 2 orang selama kegiatan berlangsung. Coffebreak sebanyak 2 kali selama kegiatan berlangsung. Antar jemput bandara bagi peserta group minimal 5 orang.

DENGAN PENGINAPAN(Suite Room)

Rp. 5.750.000

Mengikuti kelas tatap muka selama 2 hari. Modul materi, softcopy materi & Flashdisk 16GB. Bimtek kit, Tas eksklusif & Souvenir. Sertifikat pelatihan. Menginap 1 kamar untuk 1 orang, selama 4 hari 3 malam. Sarapan pagi, Makan siang dan Makan malam selama kegiatan berlangsung. Coffebreak sebanyak 2 kali selama kegiatan berlangsung. Antar jemput bandara bagi peserta group minimal 5 orang.

Artikel selanjutnya

EITENA GROUP adalah Pusat pelatihan yang yang bergerak dibidang riset, pengkajian bimbingan teknis, diklat, workshop, sertifikasi, pelatihan dan pendidikan non formal. Eitena Group didirikan sebagai pengembangan sumber daya manusia (SDM) terutama dibidang pendidikan. Baik bagi instansi pusat, pemerintah maupun swasta.

Kantor kami

Jam Buka

galeri

error: