
pembangunan masih menganggap KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) hanya sebagai dokumen administratif yang harus dilampirkan dalam proses perizinan—sebuah kewajiban formal yang bisa dikerjakan asal-asalan. Mitos ini sangat berbahaya di tahun 2026, karena regulasi terbaru tentang pembangunan berkelanjutan dan kriteria lingkungan dalam RPJMD telah mengubah KLHS menjadi instrumen strategis yang menentukan apakah kebijakan daerah dapat recebeu atau tidak.
Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) Terbaru 2026: Panduan Lengkap Integrasi Pembangunan Berkelanjutan dalam Kebijakan dan Perencanaan Daerah bukan sekadar tentang mengisi formulir, melainkan pembangunan kapasitas perencana untuk mengintegrasikan prinsip lingkungan dalam setiap keputusan pembangunan yang berdampak pada keberlanjutan ekosistem dan kualitas hidup masyarakat. Tanpa pemahaman yang tepat, RPJMD dan kebijakan daerah Anda akan gagal memenuhi kriteria lingkungan danberisiko terkena evaluasi negatif dari Kementerian.
Solusi terbaik adalah mengikuti Kegiatan Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) Terbaru 2026: Panduan Lengkap Integrasi Pembangunan Berkelanjutan dalam Kebijakan dan Perencanaan Daerah dalam format bimtek (bimbingan teknis) 2 hari yang dirancang khusus untuk kebutuhan perencana daerah tahun 2026. Artikel ini akan mengupas tuntas pengertian, tujuan, manfaat, materi, target peserta, urgensi, dan cara mendaftar bimtek ini.
Baca terus hingga akhir untuk mendapatkan informasi lengkap tentang bimtek 2026 yang akan mengubah cara Anda menyusun KLHS dan mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan dalam kebijakan daerah.
Pengertian Kegiatan Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) Terbaru 2026
Daftar Isi
ToggleKegiatan Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) Terbaru 2026: Panduan Lengkap Integrasi Pembangunan Berkelanjutan dalam Kebijakan dan Perencanaan Daerah adalah program bimbingan teknis (bimtek) profesional durasi 2 hari yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep, metodologi, dan praktik penyusunan KLHS sesuai regulasi terbaru tahun 2026 sekaligus membekali peserta dengan keterampilan praktis mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan dalam kebijakan dan perencanaan daerah.
Bimtek ini bukan sekadar pelatihan teori biasa, melainkan program edukasi interaktif yang menggabungkan pemaparan materi berbasis literatur praktisi (20%), analisis best practices & benchmarking antara institusi daerah (40%), serta studi kasus nyata dan brainstorming antara narasumber dengan peserta (40%). Pendekatan ini memastikan peserta tidak hanya memahami konsep KLHS tetapi juga mampu menyusun dokumen KLHS yang compliant dengan regulasi dan dapat diimplementasikan di wilayah mereka.
Konteks mengapa bimtek ini sangat penting di tahun 2026 sangat krusial. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup telah mewajibkan KLHS untuk setiap rencana kebijakan, planning, dan program yang berdampak pada lingkungan. Kemudian, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan terbaru tahun 2025-2026 telah memperketat kriteria KLHS dalam RPJMD, RTRW, dan kebijakan pembangunan daerah lainnya, termasuk integrasi dengan target SDGs dan net zero emission 2060.
Di sisi lain, RPJMN 2025-2029 menetapkan pembangunan berkelanjutan sebagai prioritas nasional untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dengan fokus pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan kelestarian lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga telah mengeluarkan panduan baru KLHS yang mensyaratkan analisis dampak lingkungan yang lebih mendalam, termasuk penilaian terhadap perubahan iklim, degradasi ekosistem, dan keberlanjutan sumber daya alam.
Oleh karena itu, bimtek ini menjadi langkah proaktif bagi perangkat daerah dan perencana pembangunan untuk beradaptasi dengan regulasi baru, mengimplementasikan sistem KLHS yang komprehensif, serta membangun kapasitas dalam menyusun dokumen yang memenuhi kriteria lingkungan dan dapat melewati evaluasi nasional. Tanpa pelatihan yang tepat, daerah Anda akan kesulitan menyusun KLHS yang compliant dan gagal mencapai target pembangunan berkelanjutan.
Tujuan Kegiatan Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) Terbaru 2026
Tujuan utama bimtek Penyusunan KLHS 2026 dirancang untuk memberikan dampak langsung pada kapasitas peserta dan kualitas perencanaan daerah:
Meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep dan regulasi KLHS terbaru tahun 2026 Peserta akan memahami definisi KLHS, dasar hukum (UU 32/2009), dan perubahan regulasi terbaru termasuk panduan KLHS dalam RPJMD dan RTRW. Pemahaman ini fundamental untuk menghindari kesalahan konseptual yang bisa berakibat pada dokumen KLHS yang tidak compliant.
Membekali peserta dengan keterampilan metodologi penyusunan KLHS yang komprehensif Bimtek ini memberikan panduan praktis bagaimana menyusun KLHS dari tahap identifikasi isu, analisis dampak, penilaian alternatif, hingga rekomendasi mitigasi. Peserta akan belajar cara menyusun kerangka kerja KLHS yang sesuai dengan karakteristik wilayah dan jenis kebijakan.
Memperkuat integrasi prinsip pembangunan berkelanjutan dalam RPJMD dan kebijakan daerah Peserta akan mendapatkan strategi untuk mengintegrasikan target SDGs, net zero emission, dan kriteria lingkungan dalam perencanaan daerah. Ini penting untuk menciptakan perencanaan yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi tetapi juga kelestarian lingkungan.
Meningkatkan kualitas dokumen KLHS yang dapat melewati evaluasi Kementerian Bimtek ini membekali peserta dengan template, checklist, dan best practices untuk menyusun dokumen KLHS yang memenuhi kriteria evaluasi nasional. Peserta akan belajar cara menghindari kesalahan umum yang sering menyebabkan KLHS direvisi atau tidak diterima.
Manfaat Kegiatan Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) Terbaru 2026
Mengikuti bimtek Penyusunan KLHS 2026 memberikan manfaat praktis yang langsung dapat dirasakan peserta dan daerah:
Memahami konsep KLHS dan dasar hukum UU 32/2009 secara mendalam Peserta akan memiliki pemahaman lengkap tentang KLHS, termasuk perbedaan KLHS untuk kebijakan, planning, dan program. Ini memungkinkan mereka membuat keputusan strategis tentang kapan dan bagaimana KLHS harus disusun.
Meningkatkan kualitas penyusunan KLHS RPJMD dan RTRW daerah Dengan keterampilan yang didapat, peserta mampu menyusun KLHS yang lebih komprehensif—dari identifikasi isu kritis hingga rekomendasi mitigasi yang realistis. Ini mengurangi risiko KLHS direvisi berulang kali.
Mendukung pencapaian target SDGs dan net zero emission 2060 Bimtek ini membekali peserta dengan strategi mengintegrasikan target SDGs (17 tujuan) dan komitmen net zero emission dalam perencanaan daerah. Peserta akan belajar menyusun indikator lingkungan yang measurable dan align dengan target nasional.
Memperkuat kapasitas dalam analisis dampak lingkungan dan mitigasi Peserta akan belajar teknik analisis dampak lingkungan yang rigorous, termasuk assessment terhadap perubahan iklim, degradasi ekosistem, dan keberlanjutan sumber daya. Ini meningkatkan kualitas rekomendasi mitigasi yang lebih efektif.
Mendapatkan sertifikat resmi yang diakui instansi pemerintah Sertifikat bimtek ini dapat digunakan sebagai bukti kompetensi untuk kenaikan jabatan, penilaian kinerja, atau persyaratan administratif lainnya. Sertifikat resmi juga meningkatkan kredibilitas profesional peserta sebagai penyusun KLHS.
Networking dengan perencana daerah dari berbagai provinsi Peserta akan bertemu dengan perencana Bappeda, Kementerian Lingkungan Hidup, dan profesional lingkungan dari berbagai daerah. Networking ini membuka peluang untuk berbagi best practices, benchmarking, dan kolaborasi proyek mendatang.
Materi Selama 2 Hari Kegiatan Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis)
Materi bimtek disusun secara sistematis dengan pendekatan 20% teori, 40% best practices, dan 40% studi kasus nyata:
Hari 1: Konsep, Regulasi, dan Metodologi KLHS
| Topik Materi | Penjelasan Lengkap |
|---|---|
| Konsep Dasar KLHS dan Dasar Hukum UU 32/2009 | Memahami definisi KLHS, prinsip dasar (precautionary principle, sustainable development), dan perbedaan KLHS untuk kebijakan, planning, dan program. Peserta akan mempelajari dasar hukum KLHS dalam UU 32/2009 dan peraturannya |
| Regulasi KLHS Terbaru 2026: Panduan KLHS dalam RPJMD dan RTRW | Penjelasan detail tentang perubahan regulasi KLHS tahun 2025-2026, termasuk panduan baru KLHS RPJMD, kriteria lingkungan dalam perizinan, dan integrasi dengan target SDGs. Termasuk pembahasan net zero emission 2060 |
| Metodologi Penyusunan KLHS: Identifikasi Isu, Analisis Dampak, dan Mitigasi | Strategi menyusun KLHS dari tahap kerangka kerja, identifikasi isu kritis, analisis dampak (impact assessment), penilaian alternatif, hingga rekomendasi mitigasi. Peserta akan menyusun template KLHS yang compliant |
| Studi Kasus: Best Practice KLHS RPJMD di Daerah Unggul | Pembahasan kasus nyata daerah yang berhasil susun KLHS RPJMD berkualitas. Diskusi interaktif tentang tantangan dan solusi praktis yang bisa diterapkan di daerah peserta |
Hari 2: Integrasi Pembangunan Berkelanjutan dan Praktik Langsung
| Topik Materi | Penjelasan Lengkap |
|---|---|
| Integrasi Target SDGs dalam KLHS RPJMD dan Kebijakan Daerah | Memasuki 2026, KLHS harus mengintegrasikan 17 target SDGs. Peserta belajar cara mapping target SDGs dengan kebijakan daerah, menyusun indikator lingkungan yang measurable, dan monitoring evaluasi SDGs |
| KLHS dan Komitmen Net Zero Emission 2060 | Panduan praktis mengintegrasikan komitmen net zero emission dalam KLHS. Peserta akan menyusun strategi mitigasi emisi karbon, assessment dampak perubahan iklim, dan plan adaptasi climate change |
| Analisis Dampak Lingkungan: Perubahan Iklim, Degradasi Ekosistem, dan Sumber Daya | Teknik analisis dampak lingkungan yang rigorous, termasuk assessment terhadap perubahan iklim (climate change assessment), degradasi ekosistem (biodiversity loss), dan keberlanjutan sumber daya alam (water, forest, mineral) |
| Praktik Langsung: Simulasi Penyusunan Kerangka Kerja KLHS RPJMD | SesiHands-on dimana peserta melakukan simulasi menyusun kerangka kerja KLHS untuk RPJMD daerah mereka. Fasilitator memberikan feedback langsung, perbaikan, dan template dokumen yang siap pakai |
Target Peserta Kegiatan Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) Terbaru 2026
KLHS RPJMD 2026 terbaru dirancang untuk berbagai kelompok profesional yang memiliki peran strategis dalam perencanaan dan pengelolaan lingkungan:
Perencana Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Perencana yang menyusun RPJMD, RPKMD, dan RPJMD perlu memahami KLHS untuk mengintegrasikan prinsip lingkungan dalam perencanaan daerah. Ini adalah target utama bimtek ini.
Pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Staf KLHK yang melakukan evaluasi KLHS daerah dan memberikan panduan teknis perlu pemahaman mendalam tentang metodologi KLHS terbaru 2026.
Pengambil Keputusan di Bidang Perencanaan dan Kebijakan Daerah Kepala daerah, wakil kepala daerah, dan pejabat tinggi yang membuat keputusan tentang kebijakan pembangunan perlu memahami KLHS untuk memastikan keputusan compliant dengan regulasi lingkungan.
Ahli Lingkungan dan Konsultan AMDAL Profesional lingkungan yang menyusun dokumen AMDAL dan KLHS untuk proyek perlu update tentang regulasi KLHS terbaru dan metodologi analisis dampak yang lebih rigor.
Staf Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Daerah Staf DLH yang bertugas monitor dan evaluasi KLHS daerah perlu pemahaman tentang kriteria KLHS yang compliant dan teknik assessment dampak lingkungan.
Akademisi dan Peneliti di Bidang Pembangunan Berkelanjutan Dosen dan peneliti yang melakukan studi tentang pembangunan berkelanjutan, SDGs, dan climate change perlu memahami KLHS untuk integrasi dalam penelitian dan pengajaran.
Urgensi Kegiatan Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) Terbaru 2026
Training KLHS Kajian Lingkungan 2026 penting dilakukan SEGERA di tahun 2026 karena beberapa alasan kritis yang tidak bisa ditunda:
1. Regulasi Baru yang Wajib Diimplementasikan
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan terbaru tahun 2025-2026 telah memperketat kriteria KLHS dalam RPJMD dan RTRW, termasuk integrasi dengan target SDGs dan net zero emission 2060. UU 32/2009 juga telah mewajibkan KLHS untuk setiap rencana kebijakan yang berdampak pada lingkungan. Tanpa pemahaman yang tepat tentang KLHS 2026, daerah Anda akan tidak compliant dan berisiko terkena evaluasi negatif dari Kementerian.
2. KLHS Sebagai Instrumen Strategis Pembangunan Berkelanjutan
RPJMN 2025-2029 menetapkan pembangunan berkelanjutan sebagai prioritas nasional untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. KLHS bukan lagi sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis yang menentukan apakah kebijakan daerah dapat melewati evaluasi dan mencapai target sustainability. Daerah yang tidak implementasi KLHS berkualitas akan gagal mencapai target RPJMN.
3. Komitmen Net Zero Emission 2060 yang Harus Diintegrasikan
Indonesia telah berkomitmen mencapai net zero emission tahun 2060 dan KLHS harus mengintegrasikan assessment dampak perubahan iklim dalam setiap perencanaan. Tanpa KLHS yang menginclude climate change assessment, proyek pembangunan daerah akan berisiko tinggi terhadap dampak iklim dan tidak compliant dengan komitmen nasional.
4. Target SDGs yang Harus Mapping dalam RPJMD
Kementerian telah mengeluarkan panduan mapping 17 target SDGs dalam RPJMD dan KLHS harus memastikan kebijakan daerah align dengan target SDGs. Daerah yang tidak integrasi SDGs dalam KLHS akan kesulitan mencapai target SDGs nasional dan mendapatkan evaluasi negatif.
5. Kebutuhan Skill Baru dalam Analisis Dampak Lingkungan
Memasuki 2026, KLHS memerlukan analisis dampak lingkungan yang lebih rigor termasuk assessment terhadap perubahan iklim, degradasi ekosistem, dan keberlanjutan sumber daya. Perencana yang tidak memiliki skill baru ini akan kesulitan menyusun KLHS yang berkualitas dan compliant.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Muncul)
Q1: Apakah bimtek ini memberikan sertifikat resmi?
A: Ya, bimtek ini memberikan sertifikat resmi yang diakui instansi pemerintah. Sertifikat ini dapat digunakan untuk kenaikan jabatan, penilaian kinerja, atau persyaratan administratif lainnya.
Q2: Berapa biaya pendaftaran bimtek?
A: Biaya bimtek bervariasi tergantung pilihan kelas:
Online Zoom Meeting: Rp 3.500.000/- per peserta
Non Akomodasi (tanpa penginapan): Rp 4.000.000/- per peserta
Dengan penginapan 4 hari 3 malam (twin sharing): Rp 4.800.000/- per peserta
Dengan penginapan suite room: Rp 5.700.000/- per peserta
Q3: Apakah materi bisa diakses ulang setelah kegiatan?
A: Ya, peserta mendapatkan akses materi online 30 hari setelah kegiatan. Fasilitas ini termasuk bahan ajar modul (softcopy dan hardcopy), seminar kit, dan dokumentasi sesi pelatihan.
Q4: Apa saja syarat mendaftar?
A: Syarat pendaftaran cukup sederhana:
Surat undangan kegiatan beserta jadwal akan dikirim setelah konfirmasi melalui kontak person
Pendaftaran paling lambat 3 hari sebelum pelaksanaan kegiatan
Tidak ada persyaratan khusus lainnya, terbuka untuk semua perencana dan profesional lingkungan
Q5: Apakah ada diskon untuk pendaftaran kelompok?
A: Ya, tersedia diskon khusus untuk pendaftaran kelompok minimal 5 orang. Bagi peserta minimal 5 orang bahkan dapat menentukan waktu, tempat, dan materi kegiatan sesuai kebutuhan.
Q6: Di mana lokasi kegiatan (online/offline)?
A: Bimtek ini memiliki 3 pilihan lokasi:
Kelas Tatap Muka di Hotel (Seluruh Indonesia)
Online via Zoom Meeting
In House Training di instansi peserta
Q7: Bagaimana cara registrasi?
A: Cara registrasi mudah:
Konfirmasi melalui kontak person: Arie – Hp/Wa: 0851-2120-9392
Surat undangan akan dikirim via email/WhatsApp
Pembayaran kontribusi paling lambat pada saat hari H kegiatan
Untuk rombongan minimal 8 orang, tersedia fasilitas penjemputan di bandara/stasiun
Mengapa Memilih Eitena Group?
Pusat Edukasi Indonesia adalah lembaga profesional yang berdedikasi memberikan layanan bimtek, diklat, workshop, seminar, sertifikasi, dan in-house training dengan standar tinggi. Berikut keunggulan yang membuat kami berbeda:
Fasilitator bersertifikat dan berpengalaman minimum 5 tahun Semua narasumber kami memiliki pengalaman praktis minimum 5 tahun di bidang KLHS, AMDAL, dan pembangunan berkelanjutan. Mereka bukan hanya ahli teori tetapi praktisi yang telah menyusun KLHS untuk berbagai daerah dan proyek.
Sertifikat resmi yang diakui instansi pemerintah Sertifikat bimtek kami memiliki validitas tinggi dan dapat digunakan untuk keperluan administratif resmi. Sertifikat ini dikeluarkan dengan standar yang sesuai dengan persyaratan instansi pemerintah.
Materi terupdate sesuai regulasi 2026 Kami secara konsisten update materi bimtek dengan regulasi terbaru termasuk panduan KLHS RPJMD 2026, net zero emission 2060, dan mapping target SDGs. Peserta tidak akan mendapatkan materi yang sudah outdated.
Akses materi online 30 hari setelah kegiatan Fasilitas eksklusif yang memungkinkan peserta belajar ulang, referensi, dan refresh materi hingga 30 hari setelah bimtek. Ini memastikan knowledge retention yang lebih baik.
Diskon khusus untuk pendaftaran kelompok (min. 5 orang) Kami memberikan insentif ekonomi untuk instansi yang registrasi rombongan. Bahkan untuk minimal 5 orang, Anda bisa menentukan waktu, tempat, dan materi sesuai kebutuhan instansi.
Pendampingan pasca-bimtek via WhatsApp group Kami tidak hanya memberikan pelatihan 2 hari tetapi juga pendampingan berkelanjutan via WhatsApp group. Peserta bisa bertanya, berbagi progress implementasi KLHS, dan mendapatkan feedback dari fasilitator.
Bonus: template dokumen, checklist, atau e-book gratis Setiap peserta mendapatkan bonus praktis termasuk template kerangka kerja KLHS, checklist evaluasi KLHS, dan e-book tentang integrasi SDGs dalam RPJMD. Tools ini langsung bisa digunakan di daerah peserta.
Kegiatan Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) Terbaru 2026: Panduan Lengkap Integrasi Pembangunan Berkelanjutan dalam Kebijakan dan Perencanaan Daerah adalah investasi strategis untuk masa depan daerah Anda. Dengan mengikuti bimtek 2 hari ini, Anda akan mendapatkan pemahaman tentang regulasi KLHS 2026 yang paling update, keterampilan praktis menyusun KLHS yang compliant, serta network dengan perencana daerah dari berbagai provinsi.
Jangan tunggu sampai daerah Anda mengalami evaluasi negatif karena KLHS yang tidak compliant atau gagal mencapai target SDGs dan net zero emission. Kuota terbatas, hanya 30 peserta per angkatan—ini berarti Anda harus segera mengambil tindakan untuk memastikan participasi.

Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) Terbaru 2026/2027: Panduan Lengkap Integrasi Pembangunan Berkelanjutan dalam Kebijakan dan Perencanaan Daerah
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Eitena Group Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis)
Metode Training Penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis)
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Narasumber:
Narasumber dalam Bimtek/Pelatihan ini adalah Trainer yang berpengalaman di bidang masing-masing dan Tersertifikasi BNSP. Narasumber kami dari kalangan Kementrian, Praktisi, Akademisi dan Konsultan. Narasumber kami juga open diskusi sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung, agar semua masalah yang dihadapi oleh peserta dapat terselesaikan dan tercapainya tujuan dari peserta.
Pilihan Lokasi Kegiatan:
Bimtek dan Pelatihan ini dilaksanakan di Beberapa kota besar di Indonesia Seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Lampung, Semarang, Manado, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palembang, Maluku, Papua dan Kota-kota besar lainnya. Peserta dapat request kota pilihan sesuai permintaan dengan menghubungi Tim kami.
Fasilitas Bimtek
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 5867 0808
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta




























































