Lompat ke konten

Bimtek Penerapan Aplikasi SIPD RI Terbaru untuk Perencanaan dan Penganggaran Daerah Terbaru 2025–2026

Bimtek Penerapan Aplikasi SIPD RI Terbaru untuk Perencanaan dan Penganggaran Daerah Terbaru 2025–2026. Perubahan dalam sistem pemerintahan daerah menuntut aparatur pemerintah untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi informasi. Salah satu instrumen kunci adalah Aplikasi SIPD RI yang menjadi platform nasional untuk pengelolaan perencanaan dan penganggaran daerah. Oleh karena itu, Bimtek Penerapan Aplikasi SIPD RI 2025–2026 sangat penting sebagai sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam memahami dan menggunakan aplikasi ini secara optimal, sesuai ketentuan terbaru dari Kementerian Dalam Negeri.


Apa Itu Bimtek Penerapan Aplikasi SIPD RI?

Bimbingan teknis penerapan aplikasi SIPD RI merupakan program pelatihan yang disusun untuk membekali aparatur pemerintah daerah dengan pemahaman serta keterampilan dalam mengoperasikan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk menyatukan proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, serta pelaporan keuangan pemerintah daerah dalam satu sistem yang terintegrasi.

SIPD RI juga menjadi bagian dari upaya penguatan sistem pemerintahan digital yang mendorong keterbukaan data, efisiensi pelaksanaan anggaran, serta keselarasan program pembangunan di seluruh daerah Indonesia. Dalam konteks ini, pelatihan aplikasi pemerintah menjadi kebutuhan penting agar setiap perangkat daerah dapat mengikuti perkembangan sistem yang semakin kompleks dan berbasis data.


Tujuan dan Manfaat Bimtek Penerapan SIPD RI

Kegiatan bimtek ini dirancang untuk memberikan pemahaman teknis dan praktis kepada peserta, agar mampu menjalankan tugas secara akurat dan sesuai ketentuan dalam sistem SIPD terbaru. Manfaat yang dapat diperoleh peserta antara lain:

  • Meningkatkan kemampuan teknis aparatur dalam menggunakan aplikasi SIPD secara mandiri

  • Memastikan keterpaduan antara dokumen perencanaan dan dokumen penganggaran

  • Mengurangi potensi kesalahan input data dalam proses pengelolaan anggaran daerah

  • Menyesuaikan pelaksanaan SIPD dengan regulasi terkini dari pemerintah pusat

  • Mendorong pelaksanaan pemerintahan daerah berbasis data dan akuntabilitas

  • Mendukung program transformasi digital dalam manajemen keuangan daerah

  • Memberikan landasan kuat bagi implementasi bimtek keuangan daerah yang terstruktur dan efektif


Materi yang Dibahas dalam Bimtek

Seluruh materi dalam bimtek ini telah disusun sesuai kebutuhan operasional pemerintahan daerah, serta memperhatikan perubahan-perubahan yang terjadi dalam sistem SIPD versi terbaru. Pokok bahasan yang akan diberikan meliputi:

  1. Pendahuluan dan gambaran umum SIPD RI tahun 2025–2026

  2. Regulasi terbaru terkait SIPD dan kebijakan penganggaran

  3. Penyusunan RKPD, KUA-PPAS, dan Renja perangkat daerah

  4. Pembuatan RKA SKPD serta penginputan APBD di dalam SIPD

  5. Integrasi dokumen perencanaan dan penganggaran

  6. Pengelolaan akun pengguna dan kontrol akses aplikasi

  7. Praktik langsung penggunaan SIPD RI berbasis studi kasus

  8. Pemecahan masalah umum dan teknik troubleshooting SIPD

  9. Proyeksi pemanfaatan data SIPD untuk evaluasi pembangunan

Materi ini mencerminkan standar pelaksanaan diklat SIPD RI yang mengedepankan keseimbangan antara teori dan praktik teknis dalam penggunaan aplikasi.


Siapa yang Perlu Mengikuti Bimtek Ini?

Pelatihan ini diperuntukkan bagi pihak-pihak yang terlibat langsung dalam siklus perencanaan dan pengelolaan anggaran di lingkungan pemerintah daerah. Sasaran peserta yang direkomendasikan mengikuti kegiatan ini meliputi:

  • Staf perencana dari Bappeda dan dinas teknis lainnya

  • Pengelola anggaran dari BPKAD atau unit kerja keuangan

  • Tim penyusun RKA SKPD dan perancang dokumen APBD

  • Operator aplikasi SIPD di lingkungan perangkat daerah

  • Pejabat fungsional perencana, auditor internal, dan pengelola program

  • Tenaga teknis yang menangani input dan pelaporan data pembangunan

Bimtek ini sangat relevan untuk mendukung pelatihan perencanaan pembangunan daerah, terutama dalam upaya memperkuat integrasi antara data perencanaan dan sistem penganggaran elektronik yang diterapkan oleh pemerintah pusat.


FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa yang membedakan SIPD versi terbaru dengan versi sebelumnya?
SIPD RI 2025–2026 hadir dengan sejumlah pembaruan, termasuk antarmuka pengguna yang lebih intuitif, penguatan integrasi data antar unit, serta penyesuaian modul dengan regulasi baru. Hal ini bertujuan untuk mendukung perencanaan dan penganggaran yang lebih responsif dan transparan.

2. Apakah bimtek ini relevan untuk staf non-teknis?
Sangat relevan, terutama bagi staf yang terlibat dalam penyusunan dokumen perencanaan dan anggaran. Pelatihan ini mencakup pemahaman konseptual dan teknis, sehingga dapat diikuti oleh berbagai level jabatan.

3. Apakah tersedia pendampingan pasca pelatihan?
Beberapa penyelenggara memberikan akses kepada peserta untuk konsultasi teknis lanjutan setelah pelatihan selesai. Hal ini menjadi nilai tambah terutama dalam menghadapi implementasi di daerah masing-masing.Bimtek Penerapan Aplikasi SIPD RI Terbaru untuk Perencanaan dan Penganggaran Daerah Terbaru 2025–2026

Bimtek Penerapan Aplikasi SIPD RI Terbaru untuk Perencanaan dan Penganggaran Daerah Terbaru 2025–2026

Sehubungan dengan upaya peningkatan pemahaman, kapasitas, serta kapabilitas Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan sektor Swasta dalam mendukung pembangunan dan tata kelola kelembagaan, kami dari Eitena mengundang Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Penerapan Aplikasi SIPD RI Terbaru untuk Perencanaan dan Penganggaran Daerah Terbaru 2025–2026.


Metodologi Pelatihan

Bimtek ini akan dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran aktif dan interaktif, yang meliputi:

  • Pemaparan materi oleh narasumber

  • Diskusi kelompok dan sesi tanya jawab

  • Simulasi dan studi kasus

  • Analisis praktik terbaik (benchmarking)

Komposisi pembelajaran disusun dengan pendekatan sebagai berikut:

  • 20% Teori berbasis literatur praktis

  • 40% Benchmarking & analisis praktik terbaik lintas sektor (pemerintah, korporasi, industri)

  • 40% Studi kasus dan brainstorming antara narasumber dengan peserta


Narasumber dan Instruktur

Kegiatan ini akan dipandu oleh para akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang telah berpengalaman lebih dari 35 tahun di bidangnya dan memiliki sertifikasi nasional maupun internasional.


Pilihan Pelaksanaan Bimtek

Pelatihan dapat diikuti melalui beberapa opsi berikut:

  • Kelas Tatap Muka (Offline) di Hotel

  • Kelas Daring via Zoom Meeting

  • In-House Training (dilaksanakan di instansi peserta)


Lokasi Pelatihan

Kegiatan ini diselenggarakan secara bergilir di kota-kota besar di Indonesia, antara lain: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Batam, Medan, Makassar, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Sorong, Palu, Semarang, Lampung, Palembang, Padang, serta kota besar lainnya.
Permintaan lokasi khusus dapat dikoordinasikan bersama tim pelaksana.


Biaya Pelatihan

KategoriBiaya
Online (Zoom Meeting)Rp 3.000.000,-
Tatap Muka (Non Akomodasi)Rp 4.000.000,-
Dengan Akomodasi Twin Sharing (4H3M)Rp 4.800.000,-
Dengan Akomodasi Suite Room (4H3M)Rp 5.700.000,-

Fasilitas Peserta

  • Modul pelatihan (softcopy dan hardcopy)

  • Seminar kit & tas kegiatan

  • Sertifikat keikutsertaan

  • Kuitansi resmi

  • Konsumsi dan coffee break selama kegiatan

  • Kartu identitas peserta

  • Penjemputan dari bandara/stasiun (khusus peserta rombongan min. 8 orang)


Informasi Tambahan

  • Untuk permintaan In House Training, biaya akan disesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan instansi.

  • Peserta minimal 5 orang dapat menentukan tema, lokasi, waktu, dan materi pelatihan sesuai kebutuhan.

  • Pendaftaran paling lambat dilakukan H-3 sebelum kegiatan dimulai.

  • Undangan dan rundown kegiatan akan dikirimkan melalui email atau WhatsApp setelah konfirmasi.


Kontak Pendaftaran dan Informasi

📞 Juliandry (Panitia Pelaksana) – HP/WA: 0813 2406 6619

error: